Di era yang serba cepat dan penuh distraksi ini, mempertahankan keimanan bisa jadi tantangan tersendiri. Scroll medsos nggak berhenti, jadwal padat merayap, dan kadang, ibadah terasa sekadar rutinitas. Tapi tenang, merawat iman nggak harus lewat hal besar. Justru, konsistensi dalam hal-hal kecil bisa jadi kunci kuatnya hubungan kita sama Allah.
Pertama-tama, mulailah dari hal yang paling simpel: dzikir harian. Bahkan kalau kamu cuma punya waktu 1 menit, ucapkan “Alhamdulillah”, “Astaghfirullah”, atau “La ilaha illallah”. Kalimat-kalimat ini kecil, tapi punya efek luar biasa buat hati. Bikin tenang, dan jadi pengingat kalau kita ini nggak sendirian.
Lalu, jangan sepelekan sholat tepat waktu. Bukan cuma kewajiban, tapi ini juga momen recharge iman. Nggak harus panjang, yang penting konsisten. Kalau kamu susah jaga semangatnya, coba pasang alarm dengan nada favorit atau gabung circle pertemanan yang saling ingetin.
Baca Al-Qur’an juga bisa kamu selipkan di waktu luang, bahkan satu ayat sehari udah cukup buat jaga koneksi dengan Allah. Nggak ada waktu? Pakai aplikasi Qur’an digital, bisa dibaca sambil nunggu ojek atau sebelum tidur.
Yang terakhir tapi penting: jaga lingkungan dan circle. Iman itu naik turun, dan circle positif bisa bantu kamu tetap ‘waras’ secara spiritual. Punya teman yang suka kajian online, atau follow akun-akun inspiratif di medsos bisa banget bantu kamu tetap ingat tujuan hidup.
Jadi, merawat iman bukan soal seberapa banyak kamu lakukan, tapi seberapa konsisten kamu mau terus terhubung dengan-Nya. Pelan-pelan tapi pasti, dan jangan lupa: Allah selalu lihat usaha kita.